Tampilkan postingan dengan label Tips Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Pertanian. Tampilkan semua postingan
Cara Memasang Perangkap Hama Thrips Aphid dan Lalat Buah

Cara Memasang Perangkap Hama Thrips Aphid dan Lalat Buah

Cara Memasang Perangkap Hama Thrips Aphid dan Lalat Buah
Perangkap Warna Kuning atau Biru Serangga Kehadiran hama tertentu dapat dideteksi dengan 2 cara, yaitu : munculnya gejala serangan pada sebagian ataupun keseluruhan bagian tanaman dan menggunakan perangkap yang berwarna kuning yang telah diolesi dengan lapisan minyak goreng. Pengendalian hama berupa kehadiran fisik hama secara seksama merupakan suatu langkah yang tepat sebelum memutuskan mengendalikan hama dengan bahan kimia. Suatu metode yang sederhana untuk mendeteksi kehadiran hama tertentu pada tanaman adalah dengan menggunakan perangkap yang berwarna kuning atau biru yang telah diolesi dengan minyak goreng. Hama yang tertarik dengan warna kuning adalah sebagai berikut:

1. Aphid yang bersayap
2. Leafminer (lalat pengorok daun)
3. Thrips
4. Whiteflies (kutu kebul)
5. Fungus Gnats
6. Shoreflies
Cara Memasang Perangkap Hama Thrips Aphid dan Lalat Buah

Hama yang tertarik dengan warna biru adalah sebagai berikut:
Thrips yang menyerang bunga
Perangkap tersebut dapat dibuat sendiri ataupun dapat menggunakan produk yang sudah jadi dan tinggal mengoleskan pada suatu wadah kaleng, botol plastik, ataupun kertas karton putih dan bukan kayu. Produk yang dimaksud adalah LeGa (Lem Serangga) yang diproduksi oleh GreenWorld

Perangkap Untuk Lalat Buah
Alat Perangkap lalat buah bisa dibuat dari botol bekas air mineral berukuran satu liter atau 600 ml. Setiap sisinya dilubangi sebagai pintu masuk bagi lalat buah. Pada dasar botol diberi air agar lalat yang terperangkap akan mati. Selanjutnya pada mulut botol dimasukkan kawat. Pada ujung kawat yang berada dalam botol diberi kapas. Terlebih dahulu kapas tersebut ditetesi metil eugenol dan sebaiknya tidak tersentuh air yang berada didasar botol.

Selanjutnya ujung kawat yang berada di luar botol digunakan untuk menggantungkan alat perangkap didahan pohon. Jarak pemasangan perangkap antara satu pohon dengan pohon berikutnya 20 meter. Perangkap digantung pada pohon pada ketinggian 2-3 meter dari permukaan tanah. Setiap minggu air diganti agar bau metil eugenol tidak terpengaruh dengan bau air. Setiap seminggu atau dua minggu sekali metil eugenol diganti.

Senyawa pemikat yaitu metil eugenol yang berasal dari petrogenol mudah didapatkan di pasaran. Petrogenol dalam kemasan kecil (5 cc) di pasaran dijual seharga RP. 5.500. Senyawa pemikat (sex pheromone) bekerja sebagai penghubung antara individu jantan dan individu betina sehingga keduanya dapat menjalankan perilaku kawin dan kopulasi.

Prinsip kerja perangkap lalat buah adalah memikat lalat buah agar masuk ke dalam perangkap. Minyak atraktan dari metil eugenol (banyak di jual di toko pertanian) diteteskan ke kapas kemudian ditempatkan di dalam botol. Lalat buah akan masuk, lengket atau tenggelam di dalam botol dan akhirnya mati.

Alat perangkapnya sederhana saja.
Buat dari botol aqua, kemudian potong ujungnya dan dipasang terbalik mirip corong agar lalat buah mudah masuk dan sulit untuk keluar lagi.
Atraktan metil eugenol banyak di jual di toko pertanian seperti merk Ocimol, melanol dll.
Atau bisa dibuat sendiri dari bahan pohon-pohon penghasil metil eugenol seperti melaleuca spp (kayu putih, teh pohon, daun wangi), daun selasih atau bunga cengkeh.
Metil eugenol ini mengeluarkan aroma wangi yang dibutuhkan lalat buah jantan, sehingga lalat buah jantan dari jarak 20 10 m akan teratrik masuk perangkap. Kalau lalat buah jantannya terperangkap, artinya populasi lalat buah bisa diminimallisir.
Efek Penggunaan Pupuk Kimia dan Dampaknya

Efek Penggunaan Pupuk Kimia dan Dampaknya

Efek Penggunaan Pupuk Kimia dan Dampaknya
PUPUK UREA adalah pupuk kimia yang mengandung Nitrogen
(N) berkadar tinggi. Pupuk Urea berbentuk butir-butir kristal berwarna putih, dengan rumus kimia NH2 CONH2, merupakan pupuk yang mudah larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis). Pupuk urea yang dijual di pasaran biasanya mengandung unsur hara N sebesar 46% dengan pengertian setiap 100 kg urea mengandung 46 kg Nitrogen.

PUPUK SP – 36 merupakan sumber hara fosfor bagi tanaman. Pupuk SP – 36 berbentuk butiran berwarna keabu – abuan. Unsur hara Fosfor yang terdapat dalam pupuk SP-36 hampir seluruhnya larut dalam air. Pupuk ini tidak mudah menghisap air, sehingga dapat disimpan cukup lama dalam kondisi penyimpanan yang baik. Sesuai dengan namanya(SP-36) kandungan hara Fosfor dalam bentuk P2O5 pada pupuk ini yaitu sebesar 36%.

Efek Penggunaan Pupuk Kimia dan Dampaknya


PUPUK NPK merupakan jenis pupuk majemuk yang mengandung unsur hara makro Nitrogen (N) , Phospor (P) dan Kalium (K). Pupuk ini berbentuk butiran (prill) dengan bulatan besar berwarna merah bata. Pupuk ini termasuk pupuk yang tidak mudah menyerap air, sehingga tahan disimpan lama di dalam gudang. Kandungan Nitrogen, Phospor dan Kalium pada pupuk NPK yang dijual di pasaran ini bervariasi. Perbandingan kandungan yang paling lazim dijual di pasaran yaitu :
1. 15 : 15 : 15
2. 15 : 15 : 6 : 4
3. 15 : 15 : 17 : 2
Ket ? perbandingan di atas dibaca Nitrogen (%) : Phospor (%) : Kalium (%) : Magnesium (%) pupuk kimia adalah zat subtitusi kandungan hara tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Tetapi seharusnya unsur hara tersebut ada ditanah secara alami dengan adanya “siklus hara tanah” misal dari tanaman yang mati kemudian dimakan binatang pengerat/ herbivora, kotorannya atau sisa tumbuhan tersebut diuraikan oleh organisme seperti bakteri, cacing, jamur dan lainnya.

nah sikulus inilah yang harusnya di jaga, jika mengunakan pupuk kimia terutama bila kebanyakan maka akan memutuskan siklus hara tanah tersebut terutama akan mematikan organisme tanah. jadinya memang subur saat awal tetapi jadi tidak subur dimasa akan datang. Untuk itu sebenarnya perlu dijaga dengan pola tetap menggunakan pupuk organik.

Dampaknya zat hara yang terkandung dalam tanah menjadi diikat oleh molekul2 kimiawi dari pupuk sehingga proses regenerasi humus tak dapat dilakukan lagi. Akibatnya ketahanan tanah/ daya dukung tanah dalam memproduksi menjadi kurang hingga nantinya tandus. Tak hanya itu penggunaan pupuk kimiawi secara terus-menerus menjadikan menguatnya resistensi hama akan suatu pestisida pertanian.

Masalah lain adalah penggunaan Urea biasanya sangat boros. Selama pemupukan Nitrogen dengan urea tidak pernah maksimal karena kandungan nitrogen pada urea hanya sekitar 40-60% saja. Jumlah yang hilang mencapai 50% disebabkan oleh penguapan, pencucian (leaching) serta terbawa air hujan (run off).

Efek lain dari penggunaan pupuk kimia juga mengurangi dan menekan populasi mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanah yang sangat bermanfaat bagi tanaman.

Teknologi ini akan memperbaiki kesuburan lahan. Karena teknologi ini disebut juga dengan AGPI yang bermanfaat untuk Memperbaiki sifat kimia, fisika dan biologi tanah sehingga struktur dan tekstur tanah menjadi serasi dan sehat, yang berarti dapat memperbaiki pertumbuhan tanaman.
Budidaya Bonsai Dari Biji dan Seniman Bonsai Terhebat di Dunia

Budidaya Bonsai Dari Biji dan Seniman Bonsai Terhebat di Dunia

Budidaya Bonsai Dari Biji dan Seniman Bonsai Terhebat di Dunia
A. Masahiko Kimura
Masahiko Kimura adalah pemegang saham bonsai sekaligus seniman dan praktisi judo terkenal yang brutal . Kimura sangat terkenal di seluruh dunia .Dia pertama kali mulai belajar bonsai dalam rangka untuk menyenangkan hati ibunya. Dia mampu membuat terkenal industri bonsai ini karena cara dia mampu membentuk kayu mati..

Budidaya Bonsai Dari Biji dan Seniman Bonsai Terhebat di Dunia


B. Ben Oki
Ben Oki adalah seniman bonsai berbintang. lanskapis dan tukang kebun dengan gelar bisnis dari salah satu bisnis yang paling bergengsi sekolah Jepang ini telah menciptakan kebun untuk bintang film seperti Cybil Shepherd. Semua karyanya menunjukkan tipe2 membonsai zaman klasik, walaupun ia belajat dari master asli bonsai modern, John Naka (lihat di bawah) .

C. Lindsey Bebb
Lindsey Bebb adalah salah satu seniman bonsai terkemuka Australia . Dia telah membentuk berbagai jenis bonsai selama hampir 40 tahun dan telah membangun bisnis yang sukses di pekerjaannya yaitu hanya menjalankan toko ritel terakreditasi penuh bonsai di Australia.

D. Quinquan Zhao
Quinquan Zhou yang paling terkenal untuk membuat teknik membonsai penjing (lanskap miniatur yang menggabungkan bonsai dengan tanah, dedaunan, dan batu). Lahir di dekat Sungai Yangtze di Cina Tengah, Zhou telah mengelilingi Eropa, Pasifik, dan Amerika untuk mengajar dan merancang segal sesuatu mengenai bonsai.


E. Robert Steven (Indonesia)
Robert Steven adalah salah satu seniman bonsai yang terkenal di Indonesia.. Dia dikenal pantang menyerah untuk teknik penjing pada bonsai .pekerjaan lainnya si Robert tidak memiliki sifat-sifat indah seperti keindahannya dalam mengukir bonsai. Namun, si Robert ini aktrab dipanggil dengan bonsais anak nakal .Dia telah memenangkan penghargaan mainstream utama dalam bidang membonsai , termasuk penghargaab bonsai Ben Oki International Design Award..

F. Jhon Naka
Mendiang John Naka adalah seniman bonsai yang paling terkenal Amerika di zamannya. Meskipun ia lahir di AS, ia kembali ke Jepang untuk belajar bonsai pada usia yang sangat muda. Dia aktif membuat bonsai Amerika dengan jumlah banyak tahun 1950-an dan 60an

  • Sebelum membeli biji, pastikan apakah spesiesnya sudah cocok. Informasi dapat kita peroleh dari iklan di majalah pertanian.
  • Gunakan tanah yang banyak pasirnya tetapi tanpa pupuk tambahan.
  • Biji yang berkulit keras akan lebih cepat berkecambah apabila kulitnya sedikit diretakkan atau disayat.
  • Biji-biji sebagian besar spesies tanaman keras perlu dipersiapkan kondisinya terlebih dahulu agar bisa berkecambah. Cara terbaik adalah dengan menyemainya di luar ruangan. Bila ingin menyemainya di dalam ruangan, campurlah biji dengan pasir yang agak kering dalam satu baki besar dan masukkan dalam lemari es selama beberapa minggu. Biji pohon maple bisa berkecambah selama dua minggu meskipun disimpan dalam lemari es.
  • Bila kita menyemai biji di dalam ruangan, kuatkan dulu benihnya sebelum ditanam di luar secara permanen.
  • Biji dari beberapa spesies membutuhkan cukup lama untuk berkecambah.
  • Penyemaian:
  • Setelah dibersihkan tanamlah biji dalam sebuah baki yang telah diisi lapisan kompos yang baik. Aturlah dengan jarak yang sama. Biji yang keras akan berkecambah lebih baik jika kulitnya dipecahkan atau disayat dengan pisau tajam.
  • Tutuplah biji dengan kompos setebal biji. Jangan tekan kompos biarkan tetap longgar agar biji bisa bernafas.
  • Baki biji harus disemprot dengan air. Bisa juga diberikan fungisida berbasis tembaga seperti senyawa cheshunt yang akan membantu mencegar pembusukan biji maupun mencegah penurunan kekuatan bibit yang dihasilkan.
  • Tutuplah baki tetapi biarkan lubang ventilasi tetap terbuka. Letakkan baki di luar ruangan agar biji beradaptasi dengan perubahan suhu udara.
Cara Mudah Pengendalian Penyakit  Penyakit patek Pada Tanaman Cabe

Cara Mudah Pengendalian Penyakit Penyakit patek Pada Tanaman Cabe

Cara Mudah Pengendalian Penyakit  Penyakit patek Pada Tanaman Cabe
Penyakit patek atau antraknosa pada tanaman cabai disebabkan oleh Cendawan Colletotrichum capsici Sydow dan Colletotrichum gloeosporioides Pens, penyakit antraknosa atau patek ini merupakan momok bagi para petani cabai karena bisa menghancurkan panen hingga 20-90 % terutama pada saat musim hujan, cendawan penyebab penyakit antraknosa atau patek ini berkembang dengan sangat pesat bila kelembaban udara cukup tinggi yaitu bila lebih dari 80 rH dengan suhu 32 derajat selsius biasanya gejala serangan penyakit antraknosa atau patek pada buah ditandai buah busuk berwarna kuning-coklat seperti terkena sengatan matahari diikuti oleh busuk basah yang terkadang ada jelaganya berwarna hitam. Sedangkan pada biji dapat menimbulkan kegagalan berkecambah atau bila telah menjadi kecambah dapat menimbulkan rebah kecambah. Pada tanaman dewasa dapat menimbulkan mati pucuk, infeksi lanjut ke bagian lebih bawah yaitu daun dan batang yang menimbulkan busuk kering warna cokelat kehitam-hitaman.
Cara Mudah Pengendalian Penyakit  Penyakit patek Pada Tanaman Cabe

Melakukan prendaman biji dalam air panas (sekitar 55 derajat Celcius) selama 30 menit atau perlakuan dengan fungisida sistemik yaitu golongan triazole dan pyrimidin (0.05-0.1%) sebelum ditanam atau menggunakan agen hayati.

Penyiraman fungisida atau agen hayati yang tepat pada umur 5 sebelum pindah tanam. Memusnahkan bagian tanaman yang terinfeksi, namun perlu diperhatikan saat melakukan pemusnahan, tangan yang telah menyentuh (sebaiknya diusahakan tidak menyentuh) luka pada tanaman tidak menyentuh tanaman/buah yang sehat, dan sebaiknya dilakukan menjelang pulang sehingga kita tidak terlalu banyak bersinggungan dengan tanaman/buah yang masih sehat.

Penggiliran (rotasi) tanaman dengan tanaman lain yang bukan famili solanaceae(terong, tomat dll) atau tanaman inang lainnya misal pepaya karena berdasarkan penelitian IPB patogen antraknosa pada pepaya dapat menyerang cabai pada pertanaman.

Penggunaan fungisida fenarimol, triazole, klorotalonil, dll. khususnya pada periode pematangan buah dan terutama saat curah hujan cukup tinggi.. Fungisida diberikan secara bergilir untuk satu penyemprotan dengan penyemprotan berikutnya, baik yang menggunakan fungisida sistemik atau kontak atau bisa juga gabungan keduanya.

Penggunaan mulsa hitam perak, karena dengan menggunakan mulsa hitam perak sinar matahari dapat dipantukan pada bagian bawah permukaan daun/tanaman sehingga kelembaban tidak begitu tinggi.
Menggunakan jarak tanam yang lebar yaitu sekitar 65-70 cm (lebih baik yang 70 cm) dan ditanam secara zig-zag ini bertujuan untuk mengurangi kelembaban dan sirkulasi udara cukup lancar karena jarak antar tanaman semakin lebar, keuntungan lain buah akan tumbuh lebih besar.
Jangan gunakan pupuk nitrogen (N) terlalu tinggi, misal pupuk Urea, Za, ataupun pupuk daun dengan kandungan N yang tinggi.

Penyiangan / sanitasi gulma atau rumput-rumputan agar kelembaban berkurang dan tanaman semakin sehat. Jangan menanam cabai dekat dengan tanaman cabai yang sudah terkena lebih dahulu oleh antraknosa / patek, ataupun tanaman inang lain yang telah terinfeksi.

Pengelolaan drainase yang baik Pada Tanaman Cabe di musim penghujan.
Agen hayati yang sering digunakan dalam pengendalian antraknosa adalah : Actinoplanes, Alcaligenes, Agrobacterium Amorphospongarium, athrobacter dll, dan ini biasanya bisa didapat di balai perlindungan tanaman Deptan. Namun perlu diperhatikan bila kita menggunakan agen hayati sebaiknya kita tidak menggunakan pestisida kimia, karena akan menyebabkan kematian pada agen hayati tersebut